Apakah Perbedaan antara Haji dan Umroh
Apakah Perbedaan antara Haji dan Umroh

Apakah Perbedaan antara Haji dan Umroh, Simak Penjelasannya!

Diposting pada

Apakah perbedaan antara haji dan umroh? Perbedaan haji dan umroh bisa diketahui dari hukum, waktu, rukun, sampai kesigapan fisik. Ke-2 nya ialah beribadah yang diselesaikan di Tanah Suci dengan menyengaja bertandang ke Ka’bah.

Haji datang dari bahasa Arab al-hajju yang bermakna al-qashdu, yaitu menyengaja. Menurut uraian syara, haji ialah berniat ke Ka’bah buat melaksanakan beberapa amalan khusus. Sedangkan, umrah disimpulkan sebagai ziarah. Dalam istilah syara umrah ialah menziarahi Ka’bah buat mengerjakan beberapa amalan khusus.

Lihat Juga Makanan Sapi Biar Cepat Minta Kawin Secara Alami

Perintah buat menepati haji dan umrah termaktub dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 196. Allah SWT berfirman berikut ini:

وَاَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّٰهِ ۗ فَاِنْ اُحْصِرْتُمْ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِۚ وَلَا تَحْلِقُوْا رُءُوْسَكُمْ حَتّٰى يَبْلُغَ الْهَدْيُ مَحِلَّهٗ ۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ بِهٖٓ اَذًى مِّنْ رَّأْسِهٖ فَفِدْيَةٌ مِّنْ صِيَامٍ اَوْ صَدَقَةٍ اَوْ نُسُكٍ ۚ فَاِذَآ اَمِنْتُمْ ۗ فَمَنْ تَمَتَّعَ بِالْعُمْرَةِ اِلَى الْحَجِّ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِۚ فَمَنْ لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلٰثَةِ اَيَّامٍ فِى الْحَجِّ وَسَبْعَةٍ اِذَا رَجَعْتُمْ ۗ تِلْكَ عَشَرَةٌ كَامِلَةٌ ۗذٰلِكَ لِمَنْ لَّمْ يَكُنْ اَهْلُهٗ حَاضِرِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ ࣖ – ١٩٦

Maknanya: “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah. Namun bila kamu terkepung (oleh musuh), karenanya (sembelihlah) hadyu yang ringan didapatkan, dan gak boleh kamu mencukur kepalamu, sebelumnya hadyu sampai dalam tempat penyembelihannya. Bila berada pada antara kamu yang sakit atau ada problem di kepalanya (lalu ia bercukur), karenanya ia penting berfidyah, ialah berpuasa, bersedekah atau berkurban. Kalau kamu pada kondisi aman, karenanya barangsiapa kerjakan umrah sebelumnya haji, ia (penting menyembelih) hadyu yang ringan didapatkan. Namun bila ia tak memperolehnya, karenanya ia (penting) berpuasa 3 hari dalam (musim) haji dan tujuh (hari) seusai kamu kembali. Itu semua sepuluh (hari). Begitu itu, buat orang yang keluarganya tak ada (tinggal) di seputar Masjidilharam. Bertakwalah pada Allah dan kenalilah kalau Allah benar-benar keras hukuman-Nya.” (QS. Al Baqarah: 196)

Apakah Perbedaan antara Haji dan Umroh, Simak Penjelasannya!

5 perbedaan haji dan umroh

Haji dan umrah sebagai dua model beribadah yang berlainan, terutama dari sisi hukum. Berikut perbedaan antara haji dan umrah dari sisi hukum, rukun, waktu dan tempat penerapan, dan situasi fisik yang diperlukan. Selengkapnya simak penjelasan dari redaksi jawapossmakassar.com di bawah ini.

1. Hukum

Haji sebagai rukun Islam yang ke-5. Hukum menepati beribadah haji ialah penting buat yang dapat. Kaidah mengenai keharusan haji pula diterangkan dalam Al Quran. Allah SWT berfirman dalam Q.S Ali ‘Imran ayat 97 berikut ini:

فِيهِ ءَايَٰتٌۢ بَيِّنَٰتٌ مَّقَامُ إِبْرَٰهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ

Maknanya: “Kepadanya ada tanda-tanda yang riil, (salah satunya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) jadi amanlah dia; kerjakan haji ialah keharusan manusia pada Allah, ialah (buat) orang yang dapat menggelar perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa memungkiri (keharusan haji), karenanya sebenarnya Allah Maha Kaya (tak membutuhkan suatu) dari alam semesta.”

Lihat Juga Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar Menggelar Diskusi Publik

Dalam suatu hadits dikatakan kalau keharusan haji ini cuma berlaku sekali sepanjang umur. Mengenai, penerapan haji seterusnya hukumnya ialah sunnah.

“Haji itu wajibnya cuma 1 kali, dan selebihnya ialah sunnah.” (HR. Ahmad, Nasai, dan Ibnu Majah)

Sedangkan, hukum mengerjakan umrah ialah penting menurut sejumlah ulama dan sunnah menurut sejumlah lainnya. Maknanya, ada perbedaan penglihatan di kelompok ulama berkaitan hukum umrah.

Hukum wajib di dalam umrah menunjuk pada Al Quran sebagai halnya dalam surat Al Baqarah ayat 196. Dan, umrah yang hukumnya sunnah menunjuk di sebuah hadits yang diriwayatkan Tirmidzi. “Nabi pernah ditanyakan perihal umrah, Apakah umrah penting? Beliau menjawab tak, dan waktu kau umrah karenanya lebih bagus untukmu.” (HR. al-Tirmidzi).

Tetapi, beberapa pakar hadits berasumsi kalau hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi di atas ialah kurang kuat (dhaif).

Lihat Juga Pemilik Mobil Termahal di Indonesia Siapa Saja?

2. Rukun

Apakah Perbedaan antara Haji dan Umroh maka jawaban berikutnya adalah pada rukunnya. Ada sekumpulan ibadah yang perlu diselesaikan baik waktu haji ataupun umrah. Dilansir dari buku Pedoman Beribadah Haji dan Umrah oleh Retno Widyani dan Mansyur Individu, ada perbedaan jumlah ibadah atau rukun antara haji dan umrah.

Rukun haji terdiri dari ihram, wukuf, tawaf ifadah, sai, tahallul, dan teratur. Dan umrah cuma terdiri dalam ihram, tawaf umrah, sai, dan tahallul.

Baca Juga Harga Range Rover Rupiah Bisa Membelinya, Jangan Khawatir

3. Waktu Penerapan

Perbedaan antara haji dan umrah yang lain ialah waktu penerapan. Beribadah haji cuma dikerjakan dalam bulan haji. Maknanya, haji dikerjakan berdasar jam yang sudah ditentukan oleh syara dan cuma berjalan sekali dalam satu tahun. Haji umumnya dikerjakan awali bulan syawal sampai hari raya Idul Adha.

Sedangkan, umrah ialah beribadah yang tak terlilit oleh waktu. Beribadah ini dapat dikerjakan kapan pun atau selama setahun.

4. Tempat Penerapan

Ada perbedaan tempat penerapan antara haji dan umrah seusai miqat. Miqat ialah batasan antara bisa tidaknya atau perintah mulai atau stop buat melafadzkan niat. Dilansir dari buku Ensiklopedi Fikih Indonesia oleh Ahmad Sarwat, beribadah haji dikerjakan mulai dengan miqat – Mekkah (Masjidilharam) – Arafah – Muzdalifah – Mina. Dan umrah mencakup miqat – Mekkah (Masjidilharam). Tawaf dan sai buat umrah dikerjakan di Madjidilharam.

5. Kebolehan Fisik

Perbedaan haji dan umrah pula berada pada kesigapan fisik buat beberapa jemaah. Haji perlu jam yang makin lama dan serangkaian yang lebih panjang dibanding umrah. Maka, kebolehan fisik jemaah haji makin besar diperbandingkan dengan jemaah umrah.

Itulah jawaban atas pertanyaan Apakah Perbedaan antara Haji dan Umroh. Kiranya penjelasan tersebut di atas bisa dimengerti.