Manfaat-Kecap-untuk-Sapi-yang-Mesti-Diketahui
Manfaat-Kecap-untuk-Sapi-yang-Mesti-Diketahui

Manfaat Kecap untuk Sapi yang Mesti Diketahui

Diposting pada

Manfaat Kecap untuk Sapi sangat banyak dan salah satu di antaranya adalah bisa menggemukkan juga menjaga selera makan juga kondisi tubuhnya agar selalu sehat juga memiliki stamina yang prima. Dan kali ini saya ingin berbagi manfaat kecap untuk ternak tersebut.

Manfaat Kecap untuk Sapi yang Mesti Diketahui

Hal penting lainnya yang mesti diketahui adalah: manfaat ajinomoto untuk sapi, manfaat gula merah untuk penggemukan sapi, ramuan penggemuk sapi, cara agar sapi lahap makan jerami, manfaat bawang putih untuk sapi, ramuan agar sapi lahap makan, cara agar sapi lahap makan dan minum, manfaat telur untuk sapi

Baca Juga Perhatikan Agar Sapi Lahap Makan Jerami di Kecamatan Rappocini

Jadi pada dasarnya manfaat kecap untuk sapi atau pemberian kecap sangat bermanfaat sapi untuk mempercepat proses penggemukan.

kecap ini tinggi sekali kandungan proteinnya sehingga sapi kita akan cepat gemuk karena kecap ini terbuat dari kedelai.

Selain dari itu Manfaat lain dari kecap atau Manfaat Kecap untuk Sapi ini bisa meningkatkan selera makan dan selera minum pada ternak sapi.

Caranya sangat mudah kita cukup menambahkan saja kecap tersebut ke dalam minuman yang hendak diberikan ke sapi ternak kita.

Baca Juga Tutorial Agar Sapi Lahap Makan Jerami di Kecamatan Ujung Pandang

Biasanya kalau sudah minum maka sapi akan rakus makan atau selera makannya akan bertambah. Kian gesit dalam mengunyah makanan yang ada dalam mulut mereka.

Hal menarik lainnya selain dari Manfaat Kecap untuk Sapi adalah pemberian ampas kecap pada pakan yang diberikan.

Ada pengaruh Penambahan Ampas Kecap pada Jerami khusunya pada jerami hasil Fermentasi.

Pengaruh ini berpengaruh Terhadap Kualitas Fisik, pH dan Pertambahan Bobot Badan Sapi. Dan ini yang sangat jarang diketahui oleh orang banyak.

Baca Juga Makanan Sapi Biar Cepat Gemuk Perhatikan Pakan Berikut Ini

Manfaat Ampas Kecap untuk Sapi

Lebih jauh mengenai Manfaat Kecap untuk Sapi atau Ampas kecap mempunyai kandungan protein yang lumayan tinggi yakni 10.32% (Nugroho, 1998). Dan yang dapat turunkan pH ialah karbohidrat yang tinggi.

Hal ini searah dengan opini Perry dkk, (2003) dalam Jasin (2014) jika tambahan bahan kaya karbohidrat bisa percepat pengurangan pH silase karena karbohidrat sebagai energi untuk bakteri pemberntuk asam laktat.

Dari hasil riset, didapat pH dengan nilai 5,05. Hal ini sama sesuai dengan riset yang sudah dilakukan oleh Asngad (2005) yakni pH peragian yang bagus sekitar di antara 4-6. Menurut Hidayat (2000) jika tingkat keasaman benar-benar punya pengaruh dalam perubahan bakteri.

Baca Juga Cara Agar Sapi Lahap Makan Jerami Lokasi Kecamatan Panakkukang

Perkembangan ternak bergantung dari pakan, genetis, dan perawatan. Tetapi, pemenuhan pakan sebagai factor menguasai dibanding factor genetis dan perawatan. Dengan begitu, keperluan pakan ternak harus disanggupi dengan baik.

Pakan yang diberi pada ternak dengan formasi simpel, tapi tidak kurangi kandungan gizinya bisa tekan ongkos produksi sepanjang perawatan.

Karena, bahan baku itu dapat didapat dari sampah, tersisa produksi, tidak memerlukan proses industrialisasi, dan bisa mengirit overhead biaya ( Yulianto dan Saparinto, 2010 )

Itulah mengenai Manfaat Kecap untuk Sapi. Dan baca selanjutnya mengenai kegunaan kecap di bawah ini.

Stok rumput yang sebagai sumber pakan hijauan di Indonesia benar-benar dikuasai oleh musim. Saat musim hujan, tanaman pakan ternak bisa tumbuh baik, hingga keperluan pakan hijauan bisa terpenuhi.

Kebalikannya pada musim kemarau, tanaman hijauan yang dibuat akan benar-benar menyusut dengan jumlah dan kwalitasnya.

Untuk menangani hal ini biasanya peternak memakai sampah pertanian yang ada disekelilingnya untuk pakan ternaknya (Astuti dan Sukarni, 2004).

Sampah pertanian ialah tersisa tanaman pertanian saat panen sesudah diambil hasil intinya.

Sampah pertanian ini sebagai bahan lignoselulosa yang banyak dibuat tetapi belum dipakai secara efektif.

Salah satunya tipe sampah pertanian yang prospektif sebagai pakan ternak ialah jerami padi (Astuti dan Sukarni, 2004).

Baca Juga Makanan Sapi Biar Cepat Gemuk

Supaya jerami padi bisa dipakai sebagai pakan ternak perlu dipertingkat kwalitasnya hingga bisa membenahi nilai gizi dan kecernaan. Untuk itu perlu dilaksanakan satu tehnologi untuk kenaikan kualitas jerami padi sebagai pakan ternak.

Tehnologi yang dibutuhkan sebaiknya gampang dan ringkas dan ekonomis.Untuk tingkatkan kualitas jerami sebagai pakan ternak karena itu perlu dilaksanakan pemrosesan jerami.

Beberapa macam pemrosesan jerami untuk tingkatkan kwalitasnya dengan di antara lain ialah langkah peragian. Karakter jerami padi ialah lignin dan silika yang tinggi, karena itu konsep pemrosesan ialah untuk merusak ikatan lignin dan silika jadi ikatan yang simpel hingga gampang diolah.

Kata Ahli Manfaat Kecap untuk Sapi

Menurut Imam (2011) dalam Masnun (2014) amoniasi dan peragian jerami padi sebagai satu sistem pemrosesan jerami yang bisa merusak ikatan selulosa, hemiselulosa dan lignin hingga jerami lebih gampang diolah.

Ampas kecap yang sebagai sampah padat dari industri kecap , dibuat sejumlah 59,70% dari keseluruhan bahan baku kedelai yang dipakai (Sofyan dkk, 2000).

Banyak produsen ampas kecap yang akui kesusahan dalam tangani sampah padat kecap ini , bahkan juga sering ampas kecap ini langsung dibuang ke TPA / Tempat Pembuangan Akhir ( Nugroho dkk, 1998 ).

Baca Juga Makanan Sapi Biar Cepat Minta Kawin

Dipertambah Zahra (1996) dalam Nanda (2011) tingkat konsumsi ransum kuat hubungan dengan perkembangan, makin bertambah ransum yang dimakan makin tinggi bertambahnya berat tubuh yang dibuat.

Bertambahnya berat tubuh yang tidak konstan antara setiap tindakan karena tingkat konsumsi sapi pada setiap tindakan berlainan.

Itulah beberapa Manfaat Kecap untuk Sapi dan tentunya masih banyak lagi hal lainnya.

Pada tindakan P1 tingkat konsumsi pakan condong menurunHasil analitis statistik memperlihatkan jika bertambahnya berat tubuh sapi yang dikasih ransum P0 ( Jerami Padi ) P1 ( Ampas Kecap 5%), P2 (Ampas Kecap 10%) yakni rerata 0,63kg/ekor/hari.

Menurut Yulianto dan Saparinto, (2010) dengan perawatan yang intens, bertambahnya berat tubuh sapi Brahman dewasa bisa capai 0,83-1,5 kg/hari dengan persentase karkas 48,6-54,2%.

Berdasar hal di atas, diambil kesimpulan jika hasil riset ini belum capai bertambahnya berat tubuh standar. Searah dengan opini Sarwono dan Arianto (2007) dalam Nanda (2011) mengatakan jika kekuatan sapi konsumsi ransum benar-benar terbatas.

Kebatasan itu dikuasai oleh factor ternak, kondisi pakan, dan factor luar, seperti temperatur dan kelembapan udara. Diperkokoh kembali oleh Yulianto dan Saparinto (2010) jika pakan silase seharusnya diberi 25-30% dari keseluruhan keperluan.

Cara Ternak Sapi yang Baik agar Cepat Sukses

Manfaat Kecap untuk Sapi juga bisa disimak pada penjelasan di bawah ini. Jadi silakan disimak dengan seksama. Kalau ada hal yang tak dipahami silakan ditanyakan di kolom komentar.

Berdasar hasil riset yang sudah dilaksanakan, bisa diambil sebuah ringkasan jika tambahan ampas kecap pada jerami peragian tidak memberi dampak riil (P>0,05) pada bertambahnya berat tubuh sapi Brahman Cross (BX).

Akan tapi bertambahnya berat tubuh sapi yang megkonsumsi jerami peragian dengan ampas kecap condong lebih tinggih dibanding kontrol (P0) dengan rerata kenaikan sebesar 0,25 kg / hari.

Anjuran yang bisa diberi dalam pemakaian ampas kecap pada jerami peragian untuk bertambahnya berat tubuh sapi ialah :

  1. Seharusnya ampas kecap diberi lebih dari 10% untuk memperoleh kenaikan berat tubuh lebih dari 0.82 kg, tetapi perlu dihitung efektivitas ongkos ransumnya.
  2. Seharusnya dalam proses pembikinan pakan peragian lebih memerhatikan kelambaban pakan , penutup pakan fementasi , temperatur dan kandungan air yang dipertambah pada reaksi peragian.

Itulah mengenai Manfaat Kecap untuk Sapi yang mesti ketahui dan tentunya ada banyak kegunaan dari kecap itu sendiri.