Makassar, 22 February 2018

SMP Negeri 1 Maros Dibobol Maling, Kerugian Mencapai 100 Juta

19 - Dec - 2017 | 19:15 | by: JawapossMakassar.com admin
SMP Negeri 1 Maros Dibobol Maling, Kerugian Mencapai 100 Juta

Maros, JPM--Kurang waspada dalam menjaga sekolah, komplotan maling berhasil menggasak puluhan alat elektronik yang dimiliki SMP Negeri 1 Maros, Selasa (19/12/2017) dinihari.

Barang-barang yang berhasil digondol komplotan maling terdiri dari 3 unit LCD, 2 unit Soundsystem, 10 unit Komputer bantuan Pemerintah Kabupaten Maros, 2 unit kipas angin, 1 unit Laptop dan wireless, 2 unit hape merk Iphone dan Samsung, 1 unit Camera Nikon serta uang Rp.100 ribu, dimana total kerugian sekolah kisaran Rp.100 Juta.

Menurut Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Maros, Andi Anshar, aksi pembobolan baru diketahui, saat salah seorang guru ingin masuk kesalah satu ruangan yang berada di lantai dua sekolah.

Saat, jam 08.00 WITA, salah seorang guru mendapati di lantai dua terlihat beberapa ruangan terbuka secara paksa, dan setelah melihat kondisi ruangan tersebut, kepsek melapor ke Kepolisian Sektor Turikale, guna dilakukan pemeriksaan Selasa (19/12/2017) siang.

Lebih lanjut Anshar menjelaskan dirinya dan guru belum berani masuk keruangan yang telah terbuka itu, dan setelah datang polisi, baru kami memeriksa barang-barang yang hilang.

Hingga berita ini diturunkan personil reskrim Polsek Turikale tengah melakukan investigasi di beberapa ruangan yang sempat dibobol oleh komplotan maling, guna pengembangan pencarian pelaku utama yang telah mengakibatkan pihak sekolah mengalami kerugian materil yang cukup banyak.

Sebanyak 10 Unit komputer kisaran Rp.50 Juta, merupakan komputer bantuan dari Pemkab Maros kepada seluruh SMP yang tersebar di Maros, guna menyukseskan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018 mendatang.

Jumlah siswa SMP Negeri 1 Maros yang akan mengikuti UNBK sekitar 300 orang, dimana pelaksanaannya dibagi atas 3 shift. Dan akibat dampak dari hilangnya komputer bantuan tersebut, kata Anshar, laptop guru akan dimanfaatkan siswa saat menghadapi UNBK.

“Kendati kami telah kehilangan 10 unit komputer, hal tersebut tidak akan mempengaruhi pelaksanaan UNBK tahun depan. Dan para guru siap meminjamkan laptop mereka, guna kelancaran ujian nasional berbasis Informatika Teknologi (IT) tingkat Kabupaten Maros” tegas Andi Anshar. 

(Cris)


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Terkini,Berita Utama,FOTO,Hukum Kriminal | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori FOTO

Kategori Hukum Kriminal