Makassar, 27 May 2018

Polisi di Palopo Karantina Pelajar Bandel di Padepokan

17 - Jan - 2018 | 11:53 | by: JP_mks Redaksi
Polisi di Palopo Karantina Pelajar Bandel di Padepokan

Palopo, JPM — Orang tua pelajar SMP dan SMA sederajat di kota Palopo, Sulawesi Selatan. Tidak risau lagi untuk mencari anaknya yang keluyuran, dan kongko-kongko malam hari diatas pukul 22.00 WITA.

Pastinya, mereka aman-aman saja karena polisi menggelandang mereka ke Padepokan Patria Tama, di Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur. Untuk mendapatkan pembinaan mental secara spiritual oleh polisi.

IMG-20180117-WA0005

Kapolres Palopo AKBP Taswin mengatakan, pesatnya kemajuan teknologi menimbulkan perubahan dalam berbagai pola perilaku. Termasuk pola bermain remaja yang mengakibatkan krisis karakter.”Kongko-kongko ditepi jalan diatas pukul 22.00 WITA, dan pelajar yang berkeliaran di fasilitas umum dengan pakaian seragam saat jam proses belajar mengajar. Pastinya akan kena razia dari patroli polisi. Selanjutnya, mereka digiring ke Padepokan Patria Tama untuk mentalnya dbina secara spiritual selama tiga hari,” kata AKBP Taswin, Rabu 17 Januari 2018.

Menurut Taswin, pendirian padepokan tujuannya membina mental pelajar oleh petugas kepolisian sebagai upaya menarik, edukatif dan informatif bagi masyarakat luas. Khususnya, pihak sekolah dan orang tua pelajar itu sendiri.”Sementara Patria Tama adalah, nama batalyon saya di akademi kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah angkatan 1995,”jelasnya.

Sejauh ini, lanjut Taswin, kalangan pelajar SMP dan SMA yang terjaring razia. Umumnya mereka dijemput oleh polisi di warung internet dan rental play station di wilayah kota Palopo.Pendidikan Karakter Mutlak Dilakukan

Tokoh pemuda dan pengamat kebangsaan, DR Arqam Azikin menyatakan pendidikan karakter, sekarang ini mutlak diperlukan. Bukan hanya di sekolah saja, tetapi di rumah dan di lingkungan sosial. Termasuk padepokan yang didirikan oleh Polres Palopo.

Bahkan sekarang ini, lanjut Arqam, peserta pendidikan karakter bukan lagi anak usia dini hingga remaja. Tetapi juga pada kalangan usia dewasa. Tujuannya untuk memenuhi tuntutan kualitas sumber daya manusia pada tahun 2021 yang membutuhkan good character.”Hal ini mutlak dan perlu untuk kelangsungan hidup bangsa ini.Bayangkan apa persaingan yang muncul bagi generasi bangsa kita ditahun 2021? Yang jelas itu akan menjadi beban kita dan orangtua masa kini. Saat itu, anak-anak masa kini akan menghadapi persaingan dengan rekan-rekannya dari berbagai belahan negara di dunia,” kata Arqam Azikin.(*)

Rahmayadi


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Terkini,Berita Utama,FOTO | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori FOTO