Makassar, 27 May 2018

Dugaan Tindak Pidana Korupsi Proyek Patung Colliq Pujie

5 - Feb - 2018 | 23:47 | by: JP_mks Redaksi
Dugaan Tindak Pidana Korupsi Proyek Patung Colliq Pujie

Barru,JPM-Kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan proyek Patung Colliq Pujie memasuki babak baru setelah sekian lama dilakukan penyidikan oleh Polres Barru.

Berkas salah satu tersangka yaitu perancang patung Colliq Pujie yang merupakan dosen seni rupa Universitas Negeri Makassar (UNM) Dicky Chandra telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Barru setelah dinyatakan P21 oleh Polisi Resort (Polres) Barru, per tanggal 19 Januari 2018 kemarin.

Kepala Polisi Resort (Kapolres) Barru AKBP Burhaman mengungkapkan bahwa berkas tersangka saat ini sudah lengkap dan sudah memenuhi unsur jaksa. Dalam dokumen berkas tersebut polisi juga menyerahkan barang bukti uang negara hasil sitaan penyidik Polres Barru dari tersangka Dicky Chandra sebesar Rp123 juta.”Setelah dilakukan evaluasi dan memenuhi unsur yang diperlukan, berkas tersangka ini kita limpahkan ke Kejari Barru minggu ini,” kata Burhaman saat menggelar konfrensi pers di Mapolres Barru, Senin (5/2/2018).

Dalam kasus patung Colliq Pujie ini, lanjut Burhaman, tersangka Dicky Chandra diduga telah melanggar pasal 2 ayat 1, subsider pasal 3, junto pasal 15, junto pasal 18 ayat 1 UU no 31 tahun 1999, sebagaimana dirubah UU 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.”Hasil catatan Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) telah ditemukan adanya kerugian negara sebesar Rp714.800.000. Oleh karena itu akibat perbuatan tersangka ini diancam hukuman penjara minimal 4 sampe 20 tahun penjara,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejaksaan Negeri Barru Erwin mengatakan bahwa setelah pelimpahan berkas dari kepolisian, Kejaksaan Barru akan meneruskan berkas tersebut ke pengadilan negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar.”Kita akan meneruskan berkas tersangka ini ke pengadilan Tipikor Makassar maksimal satu minggu setelah berkas kita terima dari kepolisian. Namun sebelum dibawa ke Makassar Kejaksaan Barru akan melengkapi dulu berkas eksepsi terdakwa yang diperlukan. Untuk persidangannya nanti akan dipimpin langsung oleh Kasi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Barru Andi Hebat,” jelas Erwin.

Dalam kasus dugaan korupsi patung Colliq Pujie ini sebelumnya juga telah menyeret Pejabat PU Barru, Yudi Asmoro yang saat ini sudah menjalani masa pidana 1,5 tahun. Selain itu dalam kasus tersebut diduga melibatkan mantan Bupati Barru Andi Idris Syukur yang telah dimintai keterangan oleh penyidik sebagai saksi beberapa waktu lalu.

Arie


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Terkini,Berita Utama,FOTO,Peristiwa | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori FOTO

Kategori Peristiwa