Makassar, 20 February 2018

DIAmi Dapatkan Dukungan Moral dari PAC PDI Perjuangan

13 - Dec - 2017 | 17:58 | by: Jawaposs Makassar.com Editor
DIAmi Dapatkan Dukungan Moral dari PAC PDI Perjuangan

MAKASSAR, JPM — Dukungan moral kembali didapatkan pasangan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto, dan Indira Mulysari (DIAmi). Kali ini datangnya dari seluruh pengurus PAC PDI-P Kota Makassar.

Dukungan real tersebut ditunjukkan dengan penolakan terhadap kebijakan partainya bilamana akan mengusung paslon diluar dari Danny-Indira.

Bahkan beredar kabar, kader PDIP Makassar mulai dari pengurus 15 PAC, 154 ranting, dan kader fungsionaris PDIP yang di Kota Makassar menyatakan akan mundur secara massal bilamana dukungan partai tidak dijatuhkan ke paslon DIAmi.

Baca Juga : SK Usungan DIAmi, PDI Akan Susul PAN dan Partai Demokrat

Bentuk penolakan tersebut sudah terlihat dalam aksi yang mereka lakukan di depan Taman Makam Pahlawan, Jalan Urip Sumihardjo, Rabu siang tadi (13/12/2017).

Menurut informasi, ratusan kader partai berlambang moncong putih tersebut akan melanjutkan aksi protes ke kantor DPD PDIP Sulsel di Jalan Bawakaraeng Makassar.

Aksi pengurus partai banteng moncong putih ini kemudian finish di jalan Amirullah kediaman Wali Kota Makassar.

Ditempat terpisah dikomfirmasi Sektretaris DPD PDI Perjuangan Rudi P Goni,mengungkapkan Dalam hal ini menanggapi aksi dari PAC PDIP Kecamatan secara langsung menanggapi secara positif dan akan menyampaikan langsung ke pihak DPP PDIP ibu Megawati Soekarno Putri, ucapnya 

Rudi menambahkan, ” Setiap aspirasi PAC pasti kita selaku DPD Perjuangan menindaki apapun keputusan DPP itu yang kami sampaikan ke PAC, adapun untuk masalah pilihan Parpol manapun pastinya setiap saat akan berubah dan untuk masalah dukungan Pilwali sendiri kami belum bisa mengambil keputusan karna itu urusan internal partai jadi pada intinya apapun putusan DPP kami selaku DPD akan terima, ungkapnya

Rahmayadi


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Terkini | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.