Makassar, 26 May 2018

Demisioner Ketum HIPMA Gowa Komisariat UIN: Muskom Malino yang sah dan sesuai Konstitusi

13 - May - 2018 | 19:45 | by: JP_mks Redaksi
Demisioner Ketum HIPMA Gowa Komisariat UIN: Muskom Malino yang sah dan sesuai Konstitusi

Gowa, JPM—Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Gowa (HIPMA) Komisariat UIN Alauddin baru-baru ini telah melangsungkan Musyawarah Komisarit (Muskom). Sayangnya, forum Muskom yang dihelat pada pekan ketiga April itu berlangsung pada dua lokasi berbeda.

Terkait adanya dua forum musyawarah komisariat pada Sabtu 21 April 2018 lalu, Imran Basri, selaku Demisioner Ketua Umum HIPMA Gowa Komisariat UIN Alauddin menyatakan penegasannya.

“Sebenarnya, di komisariat UIN itu tidak ada masalah dan sudah jelas mana yang sah dan sesuai dengan konstitusi kelembagaan.”

Lebih lanjut, Imran menyebutkan bahwa “sebenarnya tidak perlu lagi dipermasalahkan perihal seperti ini, karena sudah jelas bahwa musyawarah komisariat yang sah adalah yang berlangsung di Malino.”

Selain itu, Surat Ketetapan (SK) Steering Committee juga sempat menjadi perdebatan.

“Terbitnya dua SK Steering, yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HIPMA Gowa, kan itu yang jadi asal-mula persoalannya?, namun sudah ada pernyataan dari Ketum DPP bahwa SK Steering yang kedua ditarik, dengan kata lain SK yang pertamalah yang sah”

Lagipula, kata Imran, surat permohonan yang masuk ke DPP kan cuman satu dan tidak pernah ada surat permohonan penggatian Steering dari komisariat setelah itu.

“Kita tentu sama-sama paham sebagai kader bahwasanya yang bertanggung jawab atas musyawarah adalah pengurus komisariat serta panitia, sementara dalam hal ini panitia sendiri yang mengundang ke Malino, dan itu sah secara konstitusi” Tutupnya.

Rahmayadi


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Terkini,Berita Utama,FOTO | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori FOTO